1. media untuk melakukan transfer file melalui FTP
2. media untuk melakukan komunikasi secara interaktif seperti email, chatting
3. media untuk membantu kegiatan pendidikan, peragangan dan lain lain
4. sebagai sarana untuk mendapatkan informasi secara cepat melalui search engine
5. sebagai sarana untuk melakukan penjualan atau pemasaran suatu produk
6. sebagai sarana untuk menyalurkan ide kreatif melalui blogging
text
Tuesday, 27 May 2014
Friday, 10 February 2012
Brendon Boyd Urie
Date of Birth
12 April 1987, Las Vegas, Nevada, USABirth Name
Brendon Boyd UrieNickname
BrennyBearBden
Height
5' 8½" (1.74 m)Mini Biography
Singer for the band "Panic at the Disco" with members Ryan Ross, Jon Walker and Spencer Smith. Focused on the band after finishing high school. His family is practicing Mormons, but Brendon decided that he didn't follow the same beliefs, which created some tension. He even thought about attending college in Arizona, but the rest of the band convinced him to stay. The band was signed by Fall Out boy bassist Pete Wentz to his label Decaydance and their first album "A Fever You Can't Sweat Out" was released in September 2005.Jangan Terlalu Cepat Berhenti
Ternyata ini hanyalah sebuah permainan pikiran saja. Apa yang ada dalam pikiran kita akan mengejawantahkan segala hal yang terjadi dalam hidup kita, perilaku dan kebiasaan kita. Jika ada sebuah permisalan, penyakit utama yang harus diobati adalah pikiran kita. Maka dari itu kita perlu untuk meng-install ulang otak kita agar kita bisa menjadi manusia yang lahir kembali dengan sebuah pemikiran baru yang lebih positif.
Intinya yang perlu kita pahami adalah, bahwa setiap kita mengambil keputusan kita harus tahu bahwa mulai hari itu pekerjaan kita adalah menyelesaikan masalah, mengatasi hambatan, dan melanjutkan perjalanan. Kalau kita sadari semua itu, maka kita akan lebih enjoy menjalaninya dan tidak akan kaget.
Ketika kita berjalan lebih jauh lagi kemudian berhenti pada sabuah titik, merenunglah sebentar. Sebetulnya tidak ada orang yang benar-benar gagal, yang ada hanyalah orang yang cepat berhenti sebelum ia sampai ke puncak sukses yang ia cita-citakan. Dan sebagian besar cerita orang-orang yang gagal adalah orang yang sudah menyerah sebelum waktunya.
Sebuah permisalan, sebagai seorang penjual, kita sering berhenti ketika proposal kita sudah ditolak 10 kali, 3-4 kali saja kita sudah kehilangan semangat kemudian down, apalagi ditolak 10 kali? Pastinya kita tidak akan memiliki semangat sama sekali. Lalu kita memutuskan bahwa memang ini tidak akan berhasil. Padahal kita tidak tahu, jika kita teruskan, orang selanjutnya akan menerima kita tanpa adanya halangan yang berarti.
Ya memang seperti itulah, penyakit sukses yang paling susah obatnya adalah cepat menyerah tadi. Jika ini berhasil kita atasi, yakinlah kita akan sukses. Apapun itu!
Subscribe to:
Posts (Atom)
